<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Teguh Santosa Blog</title>
	<atom:link href="http://teguhsantosa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teguhsantosa.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Nov 2007 08:53:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='teguhsantosa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Teguh Santosa Blog</title>
		<link>http://teguhsantosa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://teguhsantosa.wordpress.com/osd.xml" title="Teguh Santosa Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://teguhsantosa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Endometriosis</title>
		<link>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/endometriosis/</link>
		<comments>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/endometriosis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 08:25:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>buittenzorg</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/endometriosis/</guid>
		<description><![CDATA[DEFINISI Endometriosis adalah suatu penyakit dimana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim.Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim.Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=4&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top"><strong>DEFINISI</strong></td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top">Endometriosis adalah suatu penyakit dimana bercak-bercak jaringan  <em>endometrium</em> tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal  endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim.Biasanya  endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut.<span id="more-4"></span><br />
Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada <em>ovarium</em>  (indung telur) dan <em>ligamen</em> penyokong rahim.Endometrium juga bisa  melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, <em>ureter</em> (saluran yang  menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, <em>vagina</em>,  jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada.<br />
Kadang jaringan  endometrium tumbuh di dalam paru-paru.</p>
<p>Endometriosis bisa diturunkan dan  lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara  perempuan).<br />
Faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya endometriosis  adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia diatas 30  tahun dan kulit putih.</p>
<p>Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15%  wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 25-50% wanita mandul dan bisa juga  terjadi pada usia remaja.<br />
Endometriosis yang berat bisa menyebabkan  kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.</td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top"><strong><a title="PENYEBAB" name="PENYEBAB"></a><span class="pn-title">PENYEBAB</span></strong></td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top">
<p class="v11px">Penyebabnya tidak diketahui, tetapi beberapa ahli mengemukakan  teori berikut:</p>
<ol>
<li>Teori <em>menstruasi retrograd</em> (menstruasi yang bergerak mundur)<br />
Sel-sel endometrium yang dilepaskan pada saat menstruasi bergerak mundur ke  <em>tuba falopii</em> lalu masuk ke dalam panggul atau perut dan tumbuh di dalam  rongga panggul/perut.</li>
<li>Teori <em>sistem kekebalan</em><br />
Kelainan sistem kekebalan menyebabkan  jaringan menstruasi tumbuh di daerah selain rahim.</li>
<li>Teori <em>genetik</em> Keluarga tertentu memiliki faktor tertentu yang  menyebabkan kepekaan yang tinggi terhadap endometriosis.</li>
</ol>
<p>Setiap bulan  ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk  membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya  kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini,  tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama  menstruasi. Kadang terjadi perdarahan ringan tetapi akan segera membaik dan  kembali dirangsang pada siklus menstruasi berikutnya.<br />
Proses yang  berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan  perlengketan di dalam tuba dan ovarium, serta di sekitar <em>fimbrie</em> tuba.  Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba  falopii terganggu atau tidak terlaksana. Selain itu, perlengketan juga bisa  menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke  rahim.</p>
<p>Resiko tinggi terjadinya endometriosis ditemukan pada:</p>
<li>Wanita yang ibu atau saudara perempuannya menderita endometriosis</li>
<li>Siklus menstuasi 27 hari atau kurang</li>
<li><em>Menarke</em> (menstruasi yang pertama) terjadi lebih awal</li>
<li>Menstruasi berlangsung selama 7 hari atau lebih</li>
<li><em>Orgasme</em> ketika menstruasi.</li>
</td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top"><strong><a title="GEJALA" name="GEJALA"></a><span class="pn-title">GEJALA</span></strong></td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top">
<p class="v11px">Endometriosis bisa menyebabkan:</p>
<li>Nyeri di perut bagian bawah dan di daerah panggul</li>
<li>Menstruasi yang tidak teratur (misalnya <em>spotting</em> sebelum menstruasi)</li>
<li>Kemandulan</li>
<li><em>Dispareunia</em> (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih  bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan  melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih.Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar  ovarium bisa membentuk massa yang terisi darah (<em>endometrioma</em>).<br />
Kadang  endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara  tiba-tiba.Kadang tidak ditemukan gejala sama sekali.<img src="http://www.medicastore.com/images/endometriosis.jpg" alt="Endometriosis" /></li>
</td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top"><strong><a title="DIAGNOSA" name="DIAGNOSA"></a><span class="pn-title">DIAGNOSA</span></strong></td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top">
<p class="v11px">Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan  fisik.<br />
Pada pemeriksaan panggul akan teraba adanya benjolan lunak yang  seringkali ditemukan di dinding belakang vagina atau di daerah ovarium.</p>
<p>Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:</p>
<li><em>Laparoskopi</em></li>
<li><em>Biopsi</em> endometrium</li>
<li>USG rahim</li>
<li>Barium enema</li>
<li>CT scan atau MRI perut.</li>
</td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top"><strong><a title="PENGOBATAN" name="PENGOBATAN"></a><span class="pn-title">PENGOBATAN</span></strong></td>
</tr>
</table>
<table cellpadding="3" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" valign="top">
<p class="v11px">Pengobatan tergantung kepada gejala, rencana kehamilan, usia  penderita dan beratnya penyakit.</p>
<p>Obat-obatan yang dapat menekan  aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium adalah pil  KB kombinasi, progestin, danazole dan agonis GnRH.<br />
Agonis GnRH adalah zat  yang pada mulanya merangsang pelepasan hormon gonadotropin dari kelenjar  hipofisa, tetapis elelah diberikan lebih dari beberapa minggu akan menekan  pelepasan gonadotropin. .</p>
<p>Pada endometriosis sedang atau berat mungkin  perlu dilakukan pembedahan. Endometriosis diangkat sebanyak mungkin, yang  seringkali dilakukan pada prosedur laparoskopi.<br />
Pembedahan biasanya  dilakukan pada kasus berikut:<br />
- bercak jaringan endometrium memiliki garis  tengah yang lebih besar dari 3,8-5 cm<br />
- perlengketan yang berarti di perut  bagian bawah atau panggul<br />
- jaringan endometrium menyumbat salah satu atau  kedua tuba<br />
- jaringan endometrium menyebabkan nyeri perut atau panggul yang  sangat hebat, yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.<br />
Untuk membuang  jaringan endometrium kadang digunakan <em>elektrokauter</em> atau sinar  <em>laser</em>.<br />
Tetapi pembedahan hanya merupakan tindakan sementara, karena  endometriosis sering berulang.</p>
<p><em>Ovarektomi</em> (pengangkatan ovarium)  dan <em>histerektomi</em> (pengangkatan rahim) hanya dilakukan jika nyeri perut  atau panggul tidak dapat dihilangkan dengan obat-obatan dan penderita tidak ada  rencana untuk hamil lagi.<br />
Setelah pembedahan, diberikan <em>terapi sulih  estrogen</em>. Terapi bisa dimulai segera setelah pembedahan atau jika jaringan  endometrium yang tersisa masih banyak, maka terapi baru dilakukan 4-6 bulan  setelah pembedahan.</p>
<p>Pilihan pengobatan untuk endometriosis:</p>
<ol>
<li>Obat-obatan yang menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan  jaringan endometrium</li>
<li>Pembedahan untuk membuang sebanyak mungkin endometriosis</li>
<li>Kombinasi obat-obatan dan pembedahan</li>
<li>Histerektomi, seringkali disertai dengan pengangkatan tuba falopii dan  ovarium.</li>
</ol>
<p><strong>Obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengobati  endometriosis</strong></p>
<table border="1" cellpadding="5" cellspacing="0" width="90%">
<tr bgcolor="#99cccc">
<td>Obat</td>
<td>Efek samping</td>
</tr>
<tr>
<td>Pil KB kombinasi estrogen-progestin</td>
<td>Pembengkakan perut, nyeri payudara, peningkatan nafsu makan, pembengkakan  pergelangan kaki, mual, perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, trombosis vena  dalam</td>
</tr>
<tr>
<td>Progestin</td>
<td>Perdarahan diantara 2 siklus menstruasi, perubahan suasana hati, depresi,  vaginitis atrofika</td>
</tr>
<tr>
<td>Danazol</td>
<td>Penambahan berat badan, suara lebih berat, pertumbuhan rambut, hot flashes,  vagina kering, pembengkakan pergelangan kaki, kram otot, perdarahan diantara 2  siklus, payudara mengecil, perubahan suasana hati, kelainan fungsi hati,  sindroma terowongan karpal</td>
</tr>
<tr>
<td>Agonis GnRH</td>
<td>Hot flashes, vagina kering, pengeroposan tulang, perubahan suasana  hati</td>
</tr>
</table>
<p>Sumber : www.medicastore.com</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhsantosa.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhsantosa.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=4&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/endometriosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d248d023548460d031cc3719e5579298?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">buittenzorg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.medicastore.com/images/endometriosis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Endometriosis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyelaraskan Rumah + Taman Minimalis</title>
		<link>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/menyelaraskan-rumah-taman-minimalis/</link>
		<comments>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/menyelaraskan-rumah-taman-minimalis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 08:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>buittenzorg</dc:creator>
				<category><![CDATA[disain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/menyelaraskan-rumah-taman-minimalis/</guid>
		<description><![CDATA[TAHUN ini merupakan tahun rumah dan taman minimalis yang kompak, trendi, dan praktis menjadi pilihan favorit para konsumen rumah, yang dengan jitu dibaca oleh para pengembang properti. Berbagai produk rumah minimalis ditawarkan dan dijual sebagai simbol baru kehidupan masyarakat kosmopolitan, yang merupakan refleksi cara hidup, berpikir, dan bekerja masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=6&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TAHUN ini merupakan tahun rumah dan taman minimalis yang kompak, trendi, dan praktis menjadi pilihan favorit para konsumen rumah, yang dengan jitu dibaca oleh para pengembang properti. Berbagai produk rumah minimalis ditawarkan dan dijual sebagai simbol baru kehidupan masyarakat kosmopolitan, yang merupakan refleksi cara hidup, berpikir, dan bekerja masyarakat urban yang serba praktis, ringan, efisien, dan penuh kesederhanaan. Dan laris manis lagi.<span id="more-6"></span></p>
<p>Rumah dan taman merupakan reinterpretasi sosial budaya masyarakat terhadap alam dan kehidupan tempat tinggalnya. Rumah adalah tempat hunian kita beristirahat, bersosialisasi, berkeluarga, dan beribadah. Taman merupakan cermin energi alam, dan energi adalah sumber kehidupan. Maka, jika rumah dan taman dirancang sebagai satu kesatuan yang harmonis akan memberikan energi kehidupan kepada penghuninya.</p>
<p>Konsep rumah dan taman minimalis bertujuan meningkatkan nilai suatu ruang keseluruhan (eksterior dan interior) dengan mengurangi segala sesuatu yang berlebih di dalam ruang tersebut. Filosofi minimalis mewakili gaya hidup yang praktis, dinamis, ringkas, efektif, dan efisien, yang diterapkan dalam semua aspek kehidupan termasuk arsitektur bangunan rumah, interior ruang, dan eksterior taman. Kolaborasi rumah dan taman minimalis justru menjadi media komunikasi antara arsitektur dan lansekap dengan bentuk kekontrasannya, keras-lunak, kaku-lembut, mati-hidup, geometris-dinamis, serta antara buatan manusia (budaya) dan alam.</p>
<p>Minimalis menghilangkan kejenuhan terhadap pemakaian banyak ornamen dekoratif, pernak-pernik aksesori. Karakter dan kualitas ruang-ruang yang tercipta ditentukan oleh keberadaan ruang itu sendiri, bukan oleh perabot dan pernak-pernik aksesori di dalamnya. Ruang menjadi terasa lega (hampa, keabadian, suasana meditatif) sesuai kebutuhan utama penghuni, mengoptimalkan sirkulasi udara segar yang sehat, dan pencahayaan sinar matahari yang melimpah (kaya warna).</p>
<p>Pencahayaan alami dari jendela, pintu, dinding transparan (kaca patri, glassblock), atau skylight, keteduhan pohon, komposisi tanaman dan perkerasan, yang tepat akan menghadirkan bayangan obyek-obyek dari sinar matahari yang terpantul di dinding sebagai elemen estetis alami tersendiri. Sementara permainan tata cahaya lampu sangat artistik, baik lampu sorot, lampu tanam, hingga lampu gantung dengan bentuk-bentuk geometris, mampu menghidupkan suasana malam hari.</p>
<p>Perlu dipahami, konsep minimalis Barat dan Timur memang agak berbeda. Konsep minimalis Barat cenderung pada rasional fungsional yang lebih menekankan pada fungsi ruang dan ekspresi kejujuran material. Sedangkan konsep minimalis Timur sangat dipengaruhi filosofi Zen-Buddhisme yang menekankan kesederhanaan, keselarasan, efisien, dan efektif, dan menyimbolkan kekosongan dan keheningan (nilai spiritual) agar setiap ruang yang tercipta jernih, polos, dan bening, sehingga ruang dapat dihayati kebesaran Sang Pencipta. Menjadi minimalis yang alami.</p>
<p>Pola geometris, proporsional, efektif-efisien, warna netral, dan alami (kesan lega dan lapang), warna murni (primer), representasi alam (tanaman, bentuk kontur, unsur air), material mentah tanpa finishing yang berlebihan (kesan tenang, lembut, murni, suci, polos), tekstur, dan kontras. Kualitas desain rumah dan taman, ruang yang ada, dan penyelesaian bidang struktur harus semakin lebih baik.</p>
<p>Bentuk desain yang lugas, polos, sederhana, tidak rumit, kompak, dan efisiensi-efektif ruang. Blocking massa, material, pencahayaan, pengulangan, sirkulasi ringkas, optimalisasi multifungsi ruang dan berurut. Nilai keindahan rumah dan taman minimalis tidak mengandalkan ornamen dan obyek artifisial, tetapi lebih bermakna kepada sebuah kejujuran bentuk, fungsi, dan penjiwaan ruang-ruang yang diciptakan.</p>
<p>Penataan rumah dan taman minimalis mensyaratkan keseluruhan tampilan yang harmonis, perpaduan antara material keras (beton, batu, koral, kerikil, pasir), struktur eksotis fisik bangunan dan tanaman, warna-warni eksotik, serta elemen pendukung (lampu, kolam, bangku, patung, perabot). Minimalis mensyaratkan keselarasan bahan, bentuk, warna, dan tekstur dengan kesan ingin yang disampaikan, hangat, intim, romantis, alami, atau futuristik. Permainan warna dengan tema monokromatik seperti gradasi satu-dua warna primer menciptakan kesatuan ruang antara rumah dan taman.</p>
<p>Pemakaian material bangunan (rumah dan taman) minimalis tidak harus selalu mahal. Pemakaian bahan-bahan sederhana (unsur kesederhanaan yang kuat) bukan kemewahan dengan material mahal, dan material alam (unsur keselarasan dengan alam). Ekspos dominasi bahan material (lunak dan keras) tertentu akan menghasilkan efek yang berbeda-beda. Desain dan perhitungan struktur yang detail dapat menghemat pemakaian bahan material dengan hasil bangunan rumah dan taman tetap optimal tampil artistik.</p>
<p>Penataan perabot mensyaratkan keteraturan, di mana semua benda terletak teratur pada posisinya masing-masing. Ruangan diisi dengan perabotan yang sangat efisien dan fungsional saja. Perabot yang dipilih hanya yang benar-benar dibutuhkan, bukan elemen dekoratif, jika memungkinkan multifungsi. Ruang pun terkesan bersih dan lega. Perabotan interior dan eksterior dengan bentuk-bentuk geometris bertujuan memaksimalkan penggunaan ruang, tidak ada celah ruang yang tersisa atau mati.</p>
<p>Taman berperan penting memasukkan keindahan dan keselarasan alam ke dalam bangunan dan menyatukan dengan lingkungan alam sekitar. Taman sebagai obyek hidup yang dinamis justru memberikan roh kepada rumah minimalis yang sering kali terkesan dingin dan kaku.</p>
<p>Pagar rumah dirancang memperkuat kesan minimalis dari beton bertekstur (garis horisontal/vertikal), atau tembok daun sirih (potongan batu kali disusun bertingkat) yang tengah menjadi tren, hingga pagar tanaman yang memperlembut kekakuan bangunan.</p>
<p>Kehadiran unsur air dalam bentuk kolam geometris dan berupa air tenang, air terjun, atau air semprot (efek kabut) menghadirkan keheningan dan kesejukan terhadap ruang dan penikmat ruang tersebut.</p>
<p>Rumah dan taman minimalis, keduanya harus saling berkolaborasi membentuk tatanan ruang luar, bangunan, dan ruang dalam yang seimbang (yin yang), saling berjalinan secara harmonis, dan tidak saling mendominasi. Pembagian ruang sangat efisien, fungsional, dan jelas hierarkinya, serta mengurangi (mereduksi) berbagai kebutuhan ruang yang tidak penting.</p>
<p>Penghuni maupun tamu dapat mudah mengenali fungsi-fungsi ruang. Ruang terasa mengalir mulai dari halaman depan, teras depan, penjelajahan setiap ruang-ruang, hingga teras belakang. Ruang makan, ruang keluarga, dan dapur yang saling berhubungan memiliki keteraturan, kesinambungan, dan keselarasan rancangan antarruang.</p>
<p>Totalitas taman minimalis sendiri akan dibahas pada kesempatan selanjutnya.</p>
<p>Menyelaraskan rumah dan taman minimalis berarti menghadirkan sebuah lingkungan rumah yang tenang dan menyejukkan.</p>
<p>NIRWONO JOGA Arsitek</p>
<p>Sumber : Kompas</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhsantosa.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhsantosa.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=6&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/menyelaraskan-rumah-taman-minimalis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d248d023548460d031cc3719e5579298?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">buittenzorg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep Minimalis Jadi &#8220;Trendsetter&#8221;</title>
		<link>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/konsep-minimalis-jadi-trendsetter/</link>
		<comments>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/konsep-minimalis-jadi-trendsetter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Nov 2007 07:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>buittenzorg</dc:creator>
				<category><![CDATA[disain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/konsep-minimalis-jadi-trendsetter/</guid>
		<description><![CDATA[Eksklusif, Gaya, dan Praktis Pada level tertentu, simbol kekayaan keluarga bisa dilihat dengan jelas dari benda-benda yang dipajang di ruang tamu. Mulai dari televisi hingga lemari pendingin bersesak-sesak memenuhi sebuah ruang tamu keluarga yang dianggap &#8220;berada&#8221;. Di level ekonomi lebih atas, banyak rumah dihiasi tangga-tangga melingkar dengan jejeran guci besar dan barang keramik, membuat orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=5&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Eksklusif, Gaya, dan Praktis</strong></p>
<p>Pada level tertentu, simbol kekayaan keluarga bisa dilihat dengan jelas dari benda-benda yang             dipajang di ruang tamu. Mulai dari televisi hingga lemari pendingin bersesak-sesak             memenuhi sebuah ruang tamu keluarga yang dianggap &#8220;berada&#8221;.<span id="more-5"></span></p>
<p>Di level ekonomi lebih atas, banyak rumah dihiasi tangga-tangga melingkar dengan             jejeran guci besar dan barang keramik, membuat orang repot saat menitinya.</p>
<p>Sebagian orang kini mulai meninggalkan barang dan suasana yang ribet itu. Mereka lebih             suka memilih gaya serbaminimalis, mulai dari rumah, furniture hingga taman. Sesuai             namanya, rumah minimalis minim dengan berbagai ornamen.</p>
<p>Begitu juga perabot di dalamnya. Selain mengutamakan bentuk dasar dan fungsional,             barang hanya mengisi sebagian kecil ruang-ruang dalam rumah. Kesan lega dan luas terasa             sangat kental</p>
<p>Tak takut diberi label miskin karena minim barang? Di sinilah keunikannya. Penampilan             serbaminim ini ternyata malah menjadi ciri khas orang berduit. Rumah, taman hingga barang             serbaminim melambangkan sang pemilik datang dari kelas eksklusif.</p>
<p>Ini juga bukan sebuah langkah penghematan. Bangunan, taman dan pernak-pernik             serbaminimalis ini bahkan bisa membuat pengeluaran menjadi maksimal.</p>
<p>Sebuah rumah bergaya minimalis yang berdiri di atas tanah 126 meter persegi bisa             menghabiskan biaya hampir Rp 300 juta. Untuk jenis minimalis ini, hitungan biaya tak bisa             dilakukan secara matematis.</p>
<p>Misalnya jika dibangun di atas tanah seluas 500 meter lebih atau tiga setengah kali             lipatnya, maka harga tidak otomatis menjadi tiga kali lipat atau sekitar Rp 900 juta.             Harga bisa melonjak menjadi lebih dari Rp 2 miliar!</p>
<p>Begitu juga biaya sebuah taman minimalis. Pada penghitungan pengerjaan taman konvensional, seorang tukang taman biasa menghitung luas atau sempitnya taman sebagai patokan upah kerjanya. Untuk konsep minimalis, patokan itu tak terpakai. Hitungan biaya yang dikeluarkan sangat tergantung dari material yang digunakan.</p>
<p>Konsep minimalis berarti material yang dipakai minimal juga jenisnya. Namun setiap unsur harus menonjol. Unsur-unsur yang harus menonjol itulah yang biasanya merupakan barang mahal. Untuk taman misalnya, agar tampak bersih dan berkilau maka digunakan koral jenis kristal.</p>
<p>Untuk bangunan, minimalis ditandai dengan garis-garis tegas. Arsitek yang juga dosen di Universitas Parahyangan Bandung, Arief Sabarudin, menjelaskan konsep minimalis.</p>
<p>&#8220;Minimalis berarti mengurangi hal-hal yang sifatnya ornamental, dengan tujuan menyederhanakan karakter bangunan. Bangunan kembali ke bentuk-bentuk dasar. Biasanya dilakukan dengan permainan karakter bahan, untuk membedakan bidang atau massa. Pada konsep minimalis yang dilakukan adalah permainan warna dan bahan,&#8221; kata Arief.</p>
<p>**</p>
<p>Praktis, bersih , simpel dan tak usah repot bersih-bersih rumah. Itulah rata-rata alasan yang dikemukakan para penikmat gaya minimalis ini. &#8220;Mereka umumnya adalah pengusaha muda atau eksekutif muda yang sangat sibuk dengan pekerjaan mereka sehari-hari,&#8221; kata Andie dari &#8220;X-otic Landscape &amp; Aquascape&#8221;, arsitek yang mulai mengkhususkan diri pada taman minimalis.</p>
<p>&#8220;Umumnya klien saya membuat gaya minimalis ini karena tak mau repot mengurusnya.             Dengan kegiatan yang begitu banyak, mereka tak sempat memikirkan urusan tetek bengek             mengurus rumah,&#8221; ujar Andie.</p>
<p>Sebut saja Rudi Chandra (27). Untuk menyisihkan waktunya bagi acara wawancara, Rudi mengalami kesulitan. Konsultan bangunan ini sempat menunda beberapa kali karena kesibukan pekerjaannya.</p>
<p>Soal kenikmatan menghuni rumah yang serbaminimal ini sudah dirasakan oleh Rudi. Lelaki             yang baru saja menikah ini sebelumnya memang sudah pernah menikmati nyamannya rumah             minimalis. &#8220;Rumah orang tua saya juga bergaya minimalis. Model minimalis punya ciri             khas, bersih dan simpel. Itu yang saya suka,&#8221; kata Rudi.</p>
<p>Jadi ketika ia memutuskan akan menikah, yang berkelebat dalam benaknya adalah rumah             dengan gaya minimalis. Dalam waktu sembilan bulan, ia <em>ngebut</em> membangun rumahnya yang terletak di kawasan elite Bandung utara.</p>
<p>&#8220;<em>Blong</em>, tidak bersekat-sekat, sehingga membuat sirkulasi udara lebih             bagus.&#8221; Alasan Ade Rahmat (42), karyawan yang bekerja di perusahaan penerbit surat             kabar, memilih rumah bergaya minimalis.</p>
<p>Demi selera yang kebetulan sama dengan sang istri, Ade memutuskan &#8220;membabat&#8221;             habis rumahnya di jalan Aquarius, Turangga Bandung. Selain rumah, Ade membuat rumahnya <em>matching</em>             dengan taman bertema minimalis juga. Berada di kompleks yang dibangun pengembang dengan             konsep lama, rumah minimalis Ade tampak menonjol. Sungguh sedap dipandang mata. Biarpun             minimalis, fungsinya sangat maksimal. Di rumah Ade juga terdapat fasilitas air panas dalam             bentuk <em>whirlpool</em>.</p>
<p>Ada pula Rincan (30), wiraswastawan. Sudah tiga tahun ini ia sibuk mengutak-atik rumah             yang dibelinya dari pengembang di kompleks perumahan Taman Kopo Indah Bandung. Ketika ia             beli, rumah tersebut masih bergaya Eropa. Lamanya waktu membangun bukan karena ia seorang <em>perfectionist</em>.</p>
<p>&#8220;Bukan apa-apa. Pembangunannya sangat tergantung pada dana. Kalau sudah tak ada             uang, berhenti dulu, kalau sudah ada lagi ya diteruskan,&#8221; kata Rincan sambil tertawa.<br />
Ia tidak takut saat rumahnya sudah beres, tren minimalis sudah lenyap. &#8220;Gaya             minimalis hampir sama dengan jenis klasik, bersifat abadi. Bukan hanya semusim,&#8221; ujar             Rincan.</p>
<p>Rincan membandingkannya dengan model rumah Spanyol yang pernah naik daun beberapa belas             tahun ke belakang. &#8220;Trennya hanya sebentar,&#8221;katanya.</p>
<p>Membaca kebutuhan kalangan berduit ini, pengembang di Bandung pun jeli memanfaatkan             peluang. Di Bandung setidaknya tiga buah kompleks perumahan dibangun dengan konsep             minimalis yaitu Metro Regency Margahayu Raya, Kota Baru Parahyangan (sebagian) dan Town             House Ciumbuleuit.</p>
<p>**</p>
<p>Bukan berarti orang dengan keuangan pas-pasan tak bisa menjadi penikmat tren minimalis             ini. Cara bertahap yang digunakan oleh Rincan adalah siasat jitu bagi mereka untuk             bernapas sejenak mengumpulkan biaya. Sedangkan Ade langsung terjun mencari material             sendiri agar bisa medapatkan harga miring. &#8220;Dari Rp 300 juta rupiah perkiraan             pemborong, saya berhasil menekan biaya jauh di bawah itu,&#8221; kata Ade.</p>
<p>Begitu juga Rincan. Kendati menggunakan jasa arsitek, Rincan melakukan tawar-menawar             dengan sang arsitek. &#8220;Saya juga memasukkan kehendak saya. Selain soal keinginan ini,             juga menyangkut material yang saya inginkan,&#8221; kata Rincan. Rincan yang enggan             memerinci biaya pembangunan bertahapnya ini, memilih material kayu dengan warna cokelat             dan batu alam sebagai bahan yang mendominasi rumah minimalisnya.</p>
<p>Menyiasati kocek konsumen yang terbatas, Andie juga menyebut rancangan dan pembuatan             taman minimalis dapat disesuaikan dengan budget yang ada. &#8220;Dengan biaya minim, konsep             minimalis pun bisa diwujudkan. Caranya dengan pemilihan material. Walaupun dengan cara             ini, tetapi penampilan dan kualitas tetap maksimal,&#8221; ujar Andie.(Uci Anwar)***</p>
<p>sumber : pikiran-rakyat</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhsantosa.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhsantosa.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=5&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/14/konsep-minimalis-jadi-trendsetter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d248d023548460d031cc3719e5579298?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">buittenzorg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daging Dapat Timbulkan Endometriosis</title>
		<link>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/08/daging-dapat-timbulkan-endometriosis/</link>
		<comments>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/08/daging-dapat-timbulkan-endometriosis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2007 04:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>buittenzorg</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/08/daging-dapat-timbulkan-endometriosis/</guid>
		<description><![CDATA[Wanita yang mengkonsumsi daging merah lebih dari tujuh kali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko untuk menderita endometriosis. Dan wanita yang mengkonsumsi daging setiap hari akan dua kali lipat lebih besar kemungkinannya menderita endometriosis dibanding dengan wanita yang mengkonsumsi hanya sedikit daging dan lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan. Penelitian ini dilakukan di Italia, dengan melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=3&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wanita yang mengkonsumsi daging merah lebih dari tujuh kali dalam seminggu dapat meningkatkan risiko untuk menderita endometriosis. Dan wanita yang mengkonsumsi daging setiap hari akan dua kali lipat lebih besar kemungkinannya menderita endometriosis dibanding dengan wanita yang mengkonsumsi hanya sedikit daging dan lebih banyak makan sayuran dan buah-buahan.<span id="more-3"></span></p>
<p>Penelitian ini dilakukan di Italia, dengan melakukan interview terhadap 500 wanita yang menderita endometriosis dan 500 wanita sehat, dengan usia dan latar belakang yang sama. Para wanita ini diberi pertanyaan-pertanyaan mengenai makanan yang mereka konsumsi tahun lalu, termasuk juga berapa sering dan berapa banyak mereka mengkonsumsi daging, susu, hati, wortel, sayuran hijau, buah-buahan segar, telur, daging ham, ikan dan keju, juga termasuk berapa banyak konsumsi alkohol dan kafein.</p>
<p>Semua jenis makanan ini dilihat porsi yang mereka makan dari tiap jenis makanan tersebut setiap minggunya dan masuk dalam kategori jumlah rendah, sedang atau tinggi. Ternyata wanita yang mengkonsumsi daging dengan kategori jumlah terbanyak (daging sapi, daging merah lainnya dan daging ham), meningkat risikonya 80 hingga 100% untuk menderita endometriosis. Dibanding dengan wanita yang mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan segar, risiko untuk menderita endometriosis hanya sekitar 40%.</p>
<p>Endometriosis adalah suatu keadaan dimana jaringan yang hanya ada dalam rahim, dapat ditemukan di bagian lain dalam tubuh. Keadaan ini menimbulkan rasa nyeri, terutama pada saat haid dan dapat menyebabkan infertilitas (mandul).</p>
<p>Endometriosis adalah penyakit yang berkaitan dengan hormon estrogen dalam darah. Makanan yang mengandung fitoestrogen, seperti kacang kedelai, sayuran hijau dan kacang-kacangan, dapat menurungkan tingkat sirkulasi dari estrogen dalam darah dan tampaknya akan melindungi kita dari penyakit-penyakit seperti endometriosis dan kanker indung telur. Sedang makanan yang tinggi akan lemak jenuh akan meningkatkan konsentrasi estrogen dalam darah.</p>
<p>Sumber:<em>Info-sehat</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhsantosa.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhsantosa.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhsantosa.wordpress.com&amp;blog=2078582&amp;post=3&amp;subd=teguhsantosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhsantosa.wordpress.com/2007/11/08/daging-dapat-timbulkan-endometriosis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d248d023548460d031cc3719e5579298?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">buittenzorg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
